Skip to main content

Perbedaan Bokashi dengan Kompos

     Pupuk Bokshi adalah pupuk organik yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik, pada umumnya masyarakat keliru mengartikan antara pupuk bokashi dan kompos, kompos adalah pupuk organik yang dihasilkan dari proses pembusukan dengan menggunakan bantuan jasad renik dimana prosesnya memakan waktu yang lama antara 6 bulan s/d 1 tahun, karena prosesnya merupakan proses pembusukan, maka bau yang dihasilkan adalah bau tak sedap, dan komposisi organiknya menjadi sangat kecil karena lamanya proses dekomposisisnya, berbeda dengan bokashi dimana pupuk organik ini dihasilkan karena proses fermentasi dengan menggunakan bakteri fermentasi, bakteri asam amino, bakteri fermentasi dan lakto basilus, karena menggunakan proses fermentasi, maka proses dekomposisi bahan- bahan organik menjadi pupuk organik berjalan lebih cepat ( hanya perlu proses 5 s/d 7 hari )dan bau yang dihasilkan harum segar. dalam arti perbedaan disini adalah proses dekomposisinya,
     Pupuk Bokashi adalah pupuk organik hasil fermentasi dengan bau harum segar sebagai indikator yang menyertai prosesnya. 
     Pupuk kompos adalah pupuk organik hasil penguraian jasad renik dengan bau busuk sebagai indikator yang menyertai prosesnya.


http://abi-maryam.blogspot.com/2012/05/pembuatan-pupuk-bokashi.html

Comments

Popular posts from this blog

Yuk! Lihat Pemrosesan Kopi Luwak Berkualitas

REPUBLIKA.CO.ID, BONDOWOSO - Seorang petani kopi mengemukakan bahwa kopi luwak berkualitas tinggi hanya bisa dihasilkan dari hewan luwak yang sehat. "Karena itu kalau kita memelihara luwak untuk kepentingan kopi, pakan luwak harus diperhatikan. Kalau demikian, kopi yang dihasilkan juga sedikit, tapi kualitasnya dijamin bagus," kata Supriatnadinuri di Bondowoso, Kamis. Hal tersebut dikatakan petani kopi luwak dari Jawa Barat (Jabar) itu dalam acara Temu lapang Kopi 2011 di kebun Andungsari, Kecamatan Pakem, Kabupaten, Bondowoso, Jawa Timur (Jatim). 'Managing Director' pada usaha Kopi Luwak Malabar itu mengemukakan bahwa prinsip yang harus dipegang oleh pemilik usaha penghasil kopi luwak adalah satwa tersebut memakan buah kopi bukan karena lapar, melainkan karena butuh tambahan nutrisi. "Kalau luwak makan kopi karena lapar, maka kopi yang dihasilkan memang berjumlah banyak, tapi kualitasnya pasti tidak bagus. Di tempat saya, luwak itu sudah kenyang da...

45 Coffeeshop Menyajikan Wisata Kopi Nusantara Terlengkap di Indonesia

Salah satu sudut ruang di 45cofeeshop 45coffeeshop merupakan salah satu kafe yang terletak di kota Sidoarjo Jawa Timur, berdiri sejak tahun 2010, dengan di awali dari sebuah cafe kecil disudut desa yang cukup jauh dari keramaian kota Sidoarjo. Seiring dengan perkembangan bisnis kopi yang semakin hari semakin meningkat, saat ini 45coffeeshop telah memiliki 2 cabang, yaitu Cafe 1 : Perumahan Delatasari Indah blok AA no 2, Waru Sidoarjo Cafe 2 : Jl Nginden Semolo Ruko Manyar Jaya Praja VI no 75c (Samping Kecamatan Sukolilo), Surabaya. Workshop di Perum Graha Asri Sukodono blok A no7, Sukodono Sidoarjo. 45coffeeshop memiliki visi: Untuk memperkenalkan kopi lokal terbaik dari seluruh Nusantara kepada masyarkat Indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya. Tidak semata mata hanya bisnis 45coffeeshop juga senantiasa melakukan edukasi kepada masyarakat luas tentang apa itu kopi, bagaimana cara menyeduh dengan baik dan mengajak masyarakat untuk ikut dalam usaha kedai kopi. Display kopi di ke...

Perbanyakan Agens Hayati di BPTP

Tahapan Pengembangan Agens Hayati 1. pencucian  2. penirisan 3. pengukusan media beras jagung setengah matang 4 . pendinginan 5. pengemasan 6. sterililsasi 7. pendinginan hasil sterilisasi 8. inokulasi 9. penyimpanan hasil inokulasi 10. inkubasi 11. Agens Hayati jamur siap aplikasi Tahapan tahapan tersebut bertujuan untuk pembuatan Agens Hayati yang berfungsi sebagai pengendalian hama penyakit tanaman perkebunan. (Ida Farida, SP)